Struktur Atom 1: Partikel dan Perkembangan Teori
Perkembangan Teori Model Atom
- Dalton: Atom sebagai bola pejal tak terpisahkan (seperti bola biliar).
- J.J. Thomson: Atom bermuatan positif dengan elektron tersebar (seperti roti kismis/roti coklat chip).
- Rutherford: Atom memiliki inti bermuatan positif di tengah, dan elektron mengelilinginya (ada ruang hampa).
- Niels Bohr: Elektron mengelilingi inti pada lintasan (orbit) stasioner tanpa memancarkan energi.
- Mekanika Kuantum: Posisi elektron tidak pasti, namun dapat ditemukan probabilitas tertingginya dalam ruang disebut orbital.
Partikel Penyusun Atom
| Partikel | Muatan | Lokasi | Penemu |
|---|---|---|---|
| Proton (p) | Positif (+1) | Di dalam inti atom | Eugen Goldstein / Rutherford |
| Neutron (n) | Netral (0) | Di dalam inti atom | James Chadwick |
| Elektron (e) | Negatif (-1) | Mengorbit inti atom | J.J. Thomson |
Isotop, Isobar, dan Isoton
- Isotop: Atom-atom dengan nomor atom (jumlah proton) sama, tetapi nomor massanya berbeda. Contoh: Carbon-12 dan Carbon-14.
- Isobar: Atom-atom berbeda dengan nomor atom berbeda, tetapi nomor massanya sama.
- Isoton: Atom-atom dengan jumlah neutron yang sama, namun jumlah proton/massa berbeda.
Catatan SufLearn: Selalu ingat bahwa Proton menentukan identitas sebuah unsur (Nomor Atom)!