Teks Negosiasi
Belajar memahami tujuan, struktur, dan contoh negosiasi sehari-hari.
Teks negosiasi adalah teks yang berisi proses tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan antara dua
pihak atau lebih.
Penjual: Harganya 800 ribu.
Pembeli: Boleh kurang tidak, Pak? Saya tawar 600 ribu.
Penjual: Kalau 700 ribu bagaimana?
Pembeli: Kalau 650 ribu, saya langsung ambil.
Penjual: Oke, deal.
Sobat Suf, inti negosiasi adalah saling memahami, memakai bahasa halus, dan mencari jalan tengah yang masuk akal untuk kedua pihak.
Tujuan Teks Negosiasi
Tujuan utamanya adalah mencari jalan tengah yang saling menguntungkan. Dalam negosiasi, kedua pihak berusaha menyampaikan keinginan masing-masing dengan tetap menjaga sikap sopan.Ciri-Ciri Teks Negosiasi
- Melibatkan dua pihak atau lebih.
- Ada perbedaan keinginan atau kepentingan.
- Mengarah pada kesepakatan bersama.
- Menggunakan bahasa santun dan persuasif.
Struktur Teks Negosiasi
- Orientasi: pembuka atau pengenalan situasi.
- Pengajuan: pihak pertama menyampaikan keinginan.
- Penawaran: ada tanggapan, tawaran, atau usulan lain.
- Persetujuan: kedua pihak mencapai kesepakatan.
- Penutup: percakapan ditutup dengan baik.
Kaidah Kebahasaan
- Menggunakan bahasa santun.
- Banyak memakai kalimat ajakan, penawaran, dan persetujuan.
- Biasanya memakai kata seperti bolehkah, bagaimana jika, atau setuju.
Contoh Sederhana
Pembeli: Pak, gitar ini harganya berapa?Penjual: Harganya 800 ribu.
Pembeli: Boleh kurang tidak, Pak? Saya tawar 600 ribu.
Penjual: Kalau 700 ribu bagaimana?
Pembeli: Kalau 650 ribu, saya langsung ambil.
Penjual: Oke, deal.
Sobat Suf, inti negosiasi adalah saling memahami, memakai bahasa halus, dan mencari jalan tengah yang masuk akal untuk kedua pihak.